Ambil KPR? Jangan Lupa Pasangkan Ini Bersamanya
Oleh Christopher Reinaldo · 24 Februari 2026
Kamu baru saja deal ambil KPR. Cicilan Rp 5 juta per bulan selama 20 tahun. Ini langkah besar — selamat!
Tapi ada satu pertanyaan yang perlu kamu jawab: kalau kamu nggak ada besok, siapa yang bayar cicilan itu?
Risiko yang Sering Diabaikan Pembeli Rumah
Cicilan KPR adalah komitmen jangka panjang. 15–20 tahun adalah waktu yang lama — banyak hal bisa terjadi dalam periode itu.
Kalau kamu meninggal sebelum cicilan lunas, utang itu tidak otomatis hilang. Bank bisa menyita rumah kalau cicilan tidak dibayar.
Keluargamu bisa kehilangan rumah yang kamu cicil bertahun-tahun — di saat mereka paling membutuhkan tempat berlindung.
Solusi: Asuransi Jiwa Seiring KPR
Ada dua opsi yang umum digunakan:
Opsi 1: Asuransi Jiwa Kredit (dari Bank) Bank biasanya menawarkan ini saat akad KPR. Manfaatnya: melunasi sisa cicilan kalau kamu meninggal. Tapi cakupannya biasanya hanya untuk melunasi utang — tidak lebih.
Opsi 2: Asuransi Jiwa Terpisah Kamu beli asuransi jiwa dengan UP yang mencakup sisa utang KPR plus kebutuhan hidup keluarga. Lebih komprehensif.
Rekomendasi
Idealnya: ambil asuransi jiwa kredit dari bank dan tambah dengan asuransi jiwa terpisah yang lebih komprehensif.
Minimal: pastikan ada asuransi jiwa yang UP-nya minimal sama dengan sisa cicilan KPR terbesar.
Mau tahu berapa asuransi jiwa yang ideal untuk proteksi KPR-mu? Ngobrol santai denganku, gratis.
Ada pertanyaan setelah baca artikel ini?
Konsultasi Gratis via WhatsApp →