← Semua Artikel
asuransi jiwaedukasimitos

5 Mitos Asuransi Jiwa yang Bikin Orang Males Daftar (dan Faktanya)

Oleh Christopher Reinaldo · 30 Mei 2026

Setiap kali aku ngobrol sama orang soal asuransi jiwa, ada aja alasan yang muncul buat nggak daftar. Dan hampir semuanya… mitos.

Yuk kita bedah satu per satu.


Mitos 1: “Asuransi jiwa itu mahal.”

Faktanya: Premi asuransi jiwa bisa dimulai dari ratusan ribu rupiah per bulan — tergantung usia, kondisi kesehatan, dan jumlah pertanggungan yang kamu pilih.

Yang bikin “terasa mahal” biasanya karena kita belum pernah menghitung: berapa kerugian finansial keluargamu kalau kamu tiba-tiba nggak ada?

Kalau dihitung dari situ, premi bulanan itu tiba-tiba terasa sangat masuk akal.


Mitos 2: “Aku masih muda, belum butuh.”

Faktanya: Justru karena masih muda, premi kamu jauh lebih murah. Asuransi jiwa menghitung risiko berdasarkan usia dan kesehatan. Semakin muda dan sehat, semakin rendah premimu.

Tunggu sampai tua? Boleh. Tapi siap-siap preminya bisa 2–3 kali lipat lebih mahal.


Mitos 3: “Prosesnya pasti ribet dan susah klaim.”

Faktanya: Proses pengajuan asuransi jiwa di Prudential bisa dilakukan secara digital, dan proses klaimnya transparan. Plus, aku akan dampingi kamu dari awal sampai akhir — kamu nggak sendirian.


Mitos 4: “Kalau nggak mati, uangnya hangus dong?”

Faktanya: Ada dua jenis asuransi jiwa: term life (murni proteksi, premi lebih murah) dan whole life / unit link (proteksi + investasi/tabungan). Masing-masing punya keunggulan sendiri tergantung kebutuhanmu.


Mitos 5: “Nanti aja kalau sudah kerja tetap / sudah menikah / sudah punya anak.”

Faktanya: Risiko nggak nunggu kamu siap. Dan semakin banyak hal yang kamu tunggu, semakin mahal dan semakin susah prosesnya nanti.

Masih ada mitos lain yang bikin kamu ragu? Ceritakan ke aku. Kita ngobrol santai, aku bantu luruskan.

Ada pertanyaan setelah baca artikel ini?

Konsultasi Gratis via WhatsApp →